Tampilkan postingan dengan label hisab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hisab. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Januari 2014

Kunci :RUMAH TANGGA SURGA

Kunci :RUMAH TANGGA SURGA

RUMAH TANGGA SURGA
 
1. Kita semua ingin rumah tangga layaknya surga agar penghuninya betah di dalamnya.

2. Dan ketahuilah, ciri utama penduduk surga di antaranya bicara yang lembut. Tidak suka teriak atau membentak.




3. Kebiasaan berteriak justru merupakan ciri penduduk neraka. (QS 35:37)

4. Maka jika ada suara teriakan di dalam rumah, itu artinya suasana surga sudah berganti suasana neraka.
Bahaya!

5. Sebab, kebiasaan teriak atau bicara melebihi desibel suara normal akan mengeringkan cinta.

6. Sejatinya cinta adalah kelembutan. Dan tidaklah sesuatu disertai kelembutan kecuali akan memperhiasnya. (Hadits)

7. Itulah kenapa bukti cinta kepada Allah diminta kita tuk berdzikir dengan suara yang lembut, tidak berteriak di hadapanNya. (QS 7:205)

8. Dan kebiasaan berteriak di dalam rumah tangga sejatinya akan mengurangi rasa cinta.

9. Sulit kita lihat sepasang pengantin yang dimabuk cinta berbicara sambil teriak-. Kebalikannya, mereka malah suka bisik-bisik.

10. Pelan. Tapi nge-jlebb ke hati. Sebab meski tanpa suara, hati berteriak memproklamirkan cinta.

11. Penting bagi setiap keluarga yang merindukan suasana surga agar mengurangi teriakan di dalam rumah, terlebih untuk anak-anak kita.

12. Kebiasaan berteriak atau membentak di depan anak diakui oleh para ahli akan mengaktifkan batang otak anak.

13. Batang otak itu yang disebut otak reptil atau otak refleks. Anak cenderung merespon masalah tanpa berpikir.

14. Diledek teman refleks memukul. Ini tersebab batang otaknya lebih dominan daripada korteksnya yang ajak dia tuk berpikir.

15. Anak yang batang otaknya menebal cenderung merespon sesuatu dengan prinsip 'flight or fight'.

16. Solusi jarang keluar dari anak dengan model begini. Yang ada adalah puaskan emosi.

17. Maka anak-anak yang gampang marah, tawuran dan sebagainya bisa dibilang karena batang otaknya cenderung lebih dominan.

18. Dan kalau ditelusuri penyebab awalnya yakni kebiasaan dibentak atau diteriaki dari kecil baik oleh ortu atau guru.

19. Dampak berikutnya dari kebiasaan berteriak di hadapan anak adalah menghancurkan sel otaknya.

20. Satu kali teriakan kepada anak di bawah usia 5thn akan menghancurkan 10ribu sel otaknya setiap teriakan.

21. So, hitung deh udah berapa kali bentak anak. Kalikan 10rb. Maka itulah dosa kita yang buat anak kita gak pintar-pintar.

22. Dan berteriak ini belum tentu membentak. Bisa jadi sekedar bercanda untuk menyemangati. Ini tetap bahaya dan terlarang.

23. Kalau mau teriak di lapangan aja dimana jarak ke anak kira-kira seratus meter .

24. Kembali kepada inti rumah tangga surga. Yakni kebiasaan bicara lembut. Bahkan bisik-bisik di telinga anak tumbuhkan cinta.

25. Tentu kelembutan ini bukan berarti abaikan ketegasan

26. Sebab ketegasan itu bisa dilakukan tanpa harus teriak.

27. So, jika ada yg teriak-teriak di rumah kita, katakan : ini rumah surga. Di surga bicaranya lembut. Hanya penduduk neraka yang suka teriak

28. Kesimpulannya, jika ingin memperbaiki pola asuh dan hubungan harmonis dalam rumah tangga, perbaiki cara komunikasi kita

29. Dengan perbaikan komunikasi, maka menjadi baik lah amalan kita yang lainnya (QS 33:70-71)

Semoga rumah tangga kita akan dipenuhi dengan sakinah. mawaddah, wa rahmah.

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat. Aamiin
ZINA, MENGHAPUS REZEKI : buruknya hisab, dan adzab neraka

ZINA, MENGHAPUS REZEKI : buruknya hisab, dan adzab neraka

Jangan Dekati Zina…, Ketika rasa malu sudah tidak ada lagi, apapun bisa diperbuat dengan sesuka hati. Berzina tanpa peduli bahwa Allah pun sedang melihat apa yang ia lakukan. Sudah Allah kirimkan Malaikat Atid dan Raqib saja, masih lewat kita. Sungguh, zina termasuk salah satu dosa besar, yang azabnya dapat membuat kehidupan kita susah. Baik dalam urusan jodoh, urusan karir, atau urusan dalam rumah tangga pun berantakan, bahkan Allah pun mungkin tidak akan menghadirkan anak keturunan bagi mereka yang senang dengan perzinaan. Ini baru di dunia, belum lagi di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda, “Wahai sekalian orang-orang Islam, takutlah kalian dari (melakukan) zina. Sungguh padanya enam ancaman; tiga di dunia dan tiga yang lain di akhirat. Yang di dunia adalah hilangnya kharisma wajah, pendeknya umur, dan kefakiran yang berkepanjangan (susah dapat apa yang kita inginkan). Adapun yang di akhirat adalah kemurkaan Allah Tabara wa ta’ala, buruknya hisab, dan adzab neraka.”

NASEHAT DARI RASULULLAH SAW
Dari Abdullah bin Mas'ud r.a : Kami pernah bersama Rasulullah SAW, ketika masih muda dan belum menikah, lalu beliau bersabda kepada kami : "Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah mampu menikah, maka menikahlah, karena menikah bisa menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa dapat menjadi perisai baginya" (HR Bukhari)

Bagikan tausiah singkat ini kepada keluarga, sahabat, kerabat, atau saudara sesama muslim, sampaikan salam kepada mereka dari Allah dan Rasul-Nya, mudah-mudahan Allah merahmati bagi siapa saja yang mengajarkan dan diajarkan, dan menjadi amal jariyah setelah kita meninggalkan dunia ini. Aamiin...

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat. Aamiin